“Mewujudkan Pemilu Adil: LBH Jogja dan Komunitas Transpuan Terobos Isu Inklusivitas! “

Pemilu merupakan salah satu pilar demokrasi yang sangat penting dalam menentukan arah dan pemimpin sebuah negara. Bagaimanapun, untuk memastikan pemilu berlangsung dengan demokratis, peran aktif dari komunitas masyarakat sipil, organisasi seperti LBH Jogja, dan jaringan masyarakat menjadi kunci utama. Salah satu contoh nyata dari kolaborasi ini adalah partisipasi Jenny Mikha dan Ys Al Buchory, sebagai bagian dari peran Yayasan Kebaya Yogyakarta yang mewakili komunitas transpuan Jogja, bersama LBH Yogyakarta dan sejumlah aktivis lainnya ke Bawaslu DIY pada Rabu, 7 Februari 2024.

Pada audensi tersebut, mereka menyampaikan sejumlah rekomendasi sebagai upaya preventif untuk mewujudkan pemilu yang demokratis dan menghindari pelanggaran. Kolaborasi antara komunitas transgender, jaringan LBH Jogja, dan organisasi masyarakat sipil menciptakan suatu sinergi yang memperkuat posisi masyarakat dalam mengawal demokrasi.

Sosialisasi Pemilih di Komunitas

Salah satu kendala yang dihadapi oleh komunitas adalah minimnya sosialisasi mengenai pemilu di lingkungan mereka. Pemahaman mengenai proses pemilu, hak pilih, serta kriteria calon sering kali tidak tersampaikan dengan baik. Oleh karena itu, upaya sosialisasi yang intensif perlu dilakukan untuk memastikan bahwa setiap warga masyarakat, termasuk dari kalangan komunitas transpuan, memiliki pemahaman yang cukup tentang pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi.

Politik Uang dan Aksesibilitas

Permasalahan politik uang yang masih merajalela menjadi fokus utama dalam audensi ke Bawaslu DIY. Baik calon maupun partai politik harus diawasi ketat agar pemilihan tidak dipengaruhi oleh kepentingan finansial semata. Selain itu, akses bagi lansia dan disabilitas dalam proses pemilu juga menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius. Masyarakat sipil bersama komunitas transpuan berkomitmen untuk menjaga agar pemilu dapat diikuti oleh semua elemen masyarakat tanpa hambatan.

Kampanye Hitam dan Hoaks

YS Al Buchory, Jenny dan elemen masyarakat sipil lainnya membahas permasalahan kampanye hitam dan hoaks yang dapat merusak integritas pemilu. Edukasi publik dan pemantauan media sosial menjadi langkah penting dalam menanggulangi penyebaran informasi palsu yang dapat memengaruhi opini masyarakat.

Aksesibilitas bagi Lansia dan Disabilitas

Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam persiapan pemilu adalah akses bagi lansia dan disabilitas. Terkadang, sarana dan prasarana pemilihan umum belum sepenuhnya ramah bagi mereka. Dalam audensi ke Bawaslu DIY, komunitas transpuan bersama dengan jaringan LBH Jogja menyoroti kebutuhan akan peningkatan aksesibilitas ini. Mulai dari penyediaan transportasi yang nyaman hingga fasilitas fisik yang ramah bagi lansia dan disabilitas, perlu dilakukan pembenahan agar semua warga dapat dengan mudah berpartisipasi dalam proses pemilu.

LBH Jogja bersama elemen masyarakat sipil juga menekankan pentingnya penyediaan petugas pemungutan suara yang terlatih untuk memberikan bantuan kepada lansia dan disabilitas. Masyarakat sipil berkomitmen untuk terus mengawal implementasi aksesibilitas ini agar hak suara setiap individu dapat diwujudkan tanpa diskriminasi.

Sehari sebelumnya, persiapan audensi ke Badan Pengawas Pemilu Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY). Jenny Mikha sebagai bagian dari paralegal komunitas bersama elemen masyarakat sipil dan LBH Jogja menggelar sebuah sesi FGD (Focus Group Discussion). Sesi ini menjadi langkah awal yang penting sebelum bertemu dengan pihak Bawaslu DIY, membuka ruang dialog untuk membahas permasalahan yang dihadapi komunitas transpuan dan masyarakat umum dalam menghadapi Pemilu 2024.

Melalui kerjasama antara komunitas transpuan, jaringan LBH Jogja, dan organisasi masyarakat sipil, diharapkan pemilu 2024 dapat berlangsung dengan lebih transparan, adil, dan demokratis. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata bahwa masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *