Latihan Tari “Angguk” Komunitas Waria Yogyakarta

Ngomongin kece dan serunya latihan tari “Angguk” nih, yang lagi digelar sama komunitas waria keren dari Sanggar Budaya dan Seni Srikandi di Yogyakarta. Vibe kebersamaan, latihan tari ini bukan cuma sekadar gerak-gerik, tapi juga tentang bonding yang bikin kita berasa satu keluarga. Setiap Rabu, mulai jam 12 siang sampe sore, peserta latihan tari meramaikan Cafe Jobin Abang di Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta.

Sanggar Budaya dan Seni Srikandi Yogyakarta meupakan ikon seni dan budaya komunitas waria di Yogyakarta. Berkolaborasi dengan Yayasan Kebaya menggelar latihan tari “Angguk” dalam kerangka Project Penguatan Ketangguhan Komunitas Transpuan oleh Yayasan Kebaya dan BfdW (Brot für die Welt) – Jerman. Hal ini menjadi perpaduan keberanian dan keindahan seni budaya waria.

Latihan intensif selama 6 sesi bukan hanya menjadi ajang pengasahan keterampilan tari, tetapi juga sarana mempererat ikatan persaudaraan di antara anggota komunitas waria ini. Jam 12 hingga sore hari penuh dengan getaran energi positif, tarian, dan canda tawa yang mengisi ruangan.

Nah, buat kalian yang penasaran, langsung aja ke Channle Youtube Yayasan Kebaya “WARAS ” dibawah ini, jangan ragu buat subscribe dan nyalain notifikasi di Yayasan Kebaya TV Channel. Bakal banyak cerita seru dan kejutan dari dunia seni budaya waria yang bakal bikin kalian hooked banget!

Jadi, yuk dukung terus komunitas waria, jangan lupa like, subscribe, dan share ke temen-temen kalian! Kita bareng-bareng ramein dunia kece ini, gaes

Sebagai latihan menuju pentas, tari “Angguk” merangkul kekayaan budaya leluhur. Setiap langkah tarian ini memiliki nilai simbolik yang mengangkat warisan waria secara penuh kebanggaan. Ini adalah upaya untuk memperkenalkan dan melestarikan keindahan warisan budaya leluhur mereka dalam dunia seni kontemporer.

Final pertunjukan seni dan budaya yang dijadwalkan pada bulan April 2024 bukan hanya panggung biasa, melainkan wadah untuk memancarkan keindahan tarian dan seni mereka. Melalui panggung ini, komunitas waria Yayasan Kebaya berharap dapat merubah pandangan masyarakat terhadap mereka dan meningkatkan visibilitas waria di masyarakat.

“Dalam Tari ‘Angguk,’ kami temukan keberanian dan kebersamaan” ujar Koordinator Latihan sekaligus Pengasuh Sanggar Budaya dan Seni Srikandi , Ayu Koesuma.

“Implementasi kerja sama luar biasa antara Yayasan Kebaya dan BfdW dalam langkah konkret untuk memperkuat Komunitas Transpuan, menghadirkan suara kami dalam seni dan budaya, serta membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan ” lanjutnya.

Selain sebagai wahana kreativitas, latihan tari ini juga menjadi bentuk perlawanan terhadap stereotip dan prasangka yang mungkin masih melekat di masyarakat. Melibatkan diri dalam proyek ini, komunitas waria dengan bangga membuktikan bahwa seni adalah alat untuk menyatukan perbedaan, dan setiap langkah “Angguk” adalah langkah ke arah perubahan positif.

Bagikan post ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *